Last Updated: 2 years ago
Fakultas Agama Islam dan Pendidikan Guru (FAIPG) Universitas Djuanda (UNIDA) selenggarakan Webinar Pendidikan, kegiatan yang di moderatori oleh Dr. Rasmitadila, M.Pd. tersebut mengusung tema Belajar Merdeka Mengajar dari Finlandia. (16/06/2023).
Turut hadir Dr. Zahra Khunsul Lathifah, M.Pd.I., M.C.E. selaku Dekan Fakultas Agama Islam dan Pendidikan Guru (FAIPG) Universitas Djuanda (UNIDA), mengungkapkan sambutannya dalam kegiatan ini.
“Alhamdulillah hari ini kita dapat bertatap muka walaupun masih secara virtual, mudah-mudahan dengan diadakannya kegiatan ini akan ada banyak ilmu yang bisa kita dapatkan dari penyampaian pemateri yang luarbiasa jauh-jauh dari Finlandia, kegiatan webinar ini merupakan kegiatan webinar yang kesekian kalinya yang difasilitasi oleh kami dan kebetulan kali ini dengan Dr. Rasmitadilla, M.Pd. kami juga mendapatkan kebermanfaatan yang banyak dengan diadakannnya webinar-webinar yang kita laksanakan secara berkelanjutan, tema kali ini menjadi tema yang sangat luarbiasa karena tentunya kami disini sudah harus melaksanakan kurikulum MBKM, Mudah-mudahan kegatan ini memberikan manfaat, kami berharap juga peserta dalam ruang zoom meeting ini bisa mengikuti kegiatan ini dengan baik.” tutur beliau dalam sambutannya
Dr. Ratih D. Diputri merupakan Dosen University Jyväskylä Finlandia dan Penulis Buku Sistem Pendidikan Finlandia, hadir sebagai Narasumber kegiatan webinar pada kali ini.
“Perbedaan konsep pendidikan, bagaimana pendidikan umumnya ada standarisasi seperti standar tertentu untuk sekolah, guru dan siswa untuk menjamin kualitas pendidikan, penekanan pada literasi dan numerasi seperti keterampilan dasar ditekankan pada membaca, menulis, matematika dan ilmu alam sebagai target utama reformasi pendidikan , dan tanggung jawab dan Konsekuensi yang berdasarkan evaluasi dan inspeksi. Kemudian sistem pendidikan Finlandia, fleksibel dan beragam seperti pengembangan kurikulum atas sekolah masing-masing dipandu oleh berbagai informasi dan dukungan, penekanan kepada ilmu pengetahuan meluas seperti penilaian yang sama rata untuk seluruh aspek perkembangan dan pembelajaran individu siswa, kemudian saling percaya berdasarkan
Sebagai Informasi kegiatan tersebut dihadiri oleh kurang lebih 220 Peserta dari berbagai Instansi pendidikan, baik itu dosen, guru, dan mahasiswa