Last Updated: 4 years ago
Dalam rangka menyiapkan perkuliahan yang terbaik dan impelmentasi kepada masyarakat dengan kinerja yang maksimal, prodi Manajemen Pendidikan Islam melaksanakan pembekalan kepada mahasiswa untuk memaksimalkan persiapan mahasiswa dalam kegiatan kuliah kerja nyata. Kegitan ini merupakan rangkaian kegiatan KKN dimana dosen tamu diundang untuk memberikan pandangan yang menyeluruh dan luas kepada mahasiswa mengenai implementasi keilmuan yang bisa dilakukan ketika mejalani setiap kegiatan. Kegiatan ini mengundang dosen tamu dari Dosen Prodi Manjemen Pendidikan Islam IAIN Ambon yang juga marupakan kepala pusat pengembangan mutu LPM IAIN Ambon. Pada kesempatan ini Dr. Nurhasanah menyampaikan materi yang sangat penting yakni tentang bagaimana implementasi keilmuan dapat mempengaruhi pandangan masyarakat terhadap seorang mahasiswa yang mengabdi yang juga akan berdampak pada lembaga yang mengirimkan mahasiswa tersebut. Olehkarena itu, sangat penting untuk mahasiswa melakukan persiapan ketika akan turun kelapangan mengikuti kegiatan KKN. Sasaran dari program KKN adalah desa, karena desa biasanya mengalami berbagai masalah seperti kurang inovatif, kurang tenaga kerja terampil, atau masih menganut prinsip budaya tradisional dan tidak menjalankan program yang dicanangkan pemerintah. Oleh karena itu, perguruan tinggi diharapkan bisa membantu membangun desa dengan melibatkan mahasiswa melalui program KKN. Sebelum pergi ke desa, biasanya mahasiswa melakukan persiapan sebagai berikut:
1. Riset lapangan (desa tempat mereka akan melakukan KKN) untuk mengidentifikasi masalah yang ada di desa tersebut.
2. Kemudian mahasiswa akan merancang kegiatan atau project yang bisa mengatasi masalah tersebut.
3. Mereka akan mendiskusikan penemuan dan rancangan kegiatan mereka dengan dosen pembimbing.
4. Setelah itu, mereka akan melakukan sosialisasi rancangan kegiatan KKN dengan pemangku kepentingan seperti kepala desa, ketua RW, atau ketua RT di desa tempat KKN
Nah, setelah tahap persiapan selesai, mahasiswa bisa mulai melaksanakan kegiatan dan penelitian di desa. Jika memungkinkan, mahasiswa juga bisa bekerjasama dengan instansi terkait untuk memaksimalkan kegiatan yang mereka lakukan