Last Updated: 4 years ago
Adanya pandemi membuat orang tua semakin menghasilkan tantangan dalam mendidik anak dirumah, dengan adanya tantangan ini mengharuskan orang tua untuk menambah wawasan agar mampu mendidik anaknya, terutama pada anak usia dini yang perlu diimplementasikan dalam pengajarannya dengan sangat hati-hati, maka dari itu orang tua perlu memahami akan perannya dan memahami akan perkembangannya.
Dengan permasalahan ini Mahasiswa beserta FKIP Universitas Djuanda Bogor melaksanakan sebuah Webinar Online melalui media virtual zoom meeting pada 17 November 2021 yang bertemakan "Peran Orang tua dalam Mendidik Anak Usia Dini dimasa Pandemi"
Ketua pelaksana kegiatan, Fatimah, mengatakan tujuan dari diselenggarakannya webinar dengan tema peran orang tua dalam mendidik anak usia dini dimasa pandemi tersebut yaitu memberikan pengetahuan kepada khalayak umum untuk lebih bijak dalam mendidik anak terutama dimasa pandemi ini dan untuk memahami secara psikologis anak usia dini.
"Anak usia dini adalah merupakan sosok individu kecil yang tengah tumbuh dan berkembang pesat baik secara fisik maupun psikologisnya. Anak usia dini juga adalah anak yang berada pada rentang usia 0-6 tahun. Mereka akan meniru terhadap segala sesuatu yang tampak disekitarnya. Maka dalam kegiatan webinar online ini, kami mengajak seluruh pihak untuk bersama sama memberikan pendidikan terbaik bagi anak-anak usia dini untuk masa depan," tuturnya.
Rangkaian acara dimulai dengan pembacaan CV setiap narasumber dan dilanjutkan dengan penyampaian materi dari Ibu Anne Effane M. Pd mengenai "Tips orang tua dalam mendidik anak dimasa pandemi"
Mendidik anak bukanlah pekerjaan yang mudah, terlebih pada masa pandemi covid19 seperti sekarang ini. Banyak yang menimbulkan dampak berupa kecemasan dan stres pada anak. Sehingga, orangtua harus pintar menciptakan nuansa yang aman dan nyaman bagi anak. Selain memberikan rasa aman dan nyaman bagi anak, sebagai orangtua juga harus selalu menemukan kegiatan yang dapat membuat nyaman dan bahagia anak. Pastikan anak anda bahagia dimanapun berada dengan memberikan rasa kasih sayang dengan berbicara atau dengan pelukan hangat.
Lanjut pada materi kedua yaitu yang disampaikan oleh ibu Annisa Mawardhini S.ST, M.Pd mengenai " Peran Orang Tua dalam Mendidik Anak Sejak Dini Secara Islam "
- Mengenalkan anak tentang tauhid (mengesahkan Allah)
- Tauhid Rububiyah mengesahkan dalam perbuatannya, menciptakan memberi rezeki, mematikan, menghidupkan, menurunkan hujan serta menumbuhkan tumbuh-tumbuhan.
- Mengajarkan anak akhlak yang baik (akhlak karimah) Terhadap Allah, terhadap sesama manusia, terhadap diri sendiri.
Lanjut pada materi ketiga yaitu yang disampaikan oleh Ibu Herly Novita Sari M.Psi, Psikologi mengenai "Perkembangan Anak dan Mendidik Tanpa Trauma"
- Trauma masa anak (TMA) menurut Rosenbloom dan Wiliam Chistine (2019) adalah peristiwa yang mengandung dua kondisi, yaitu :
1. Peristiwa itu biasanya melibatkan perasaan takut yang dalam atau rasa takut akan kematian atau menimbulkan luka fisik atau luka batin yang serius.
2. Peristiwa yang terjadi, dirasakan sangat berarti di diri anak
yang mengalaminya.
- Trauma yang dilakukan oleh pengasuh dapat terwujud dalam berbagai bentuk yaitu kekerasan fisik, kekerasan psikis, kekerasan sesksual, pengabaian dan antipati.
- Menurut Jeffry young (dalam yeti 2020), masalah perilaku dan emosi yang terjadi pada orang dewasa, umumnya berakar dari pengalaman hidup pada masa kecil. Karena pada masa kecil, relasi paling intensif dengan orangtua atau pengasuhan menjadi sangat signifikat dalam pembentukan perilaku anak dimasa depan.
Adapun dalam webinar ini diikuti oleh peserta dari berbagai kalangan seperti guru, orangtua, dan mahasiswa. Dengan keseluruhan jumlah peserta 48 orang.